Tema : ISD sebagai MKDU
Judul : Cara Pembelajaran ISD di Perkuliahan
Berbicara mengenai ISD memang setiap orang harus memahami maknanya, agar bisa menjalankan kehidupan dengan bersosialisasi yang baik dan benar, biar kehidupan seperti itu bisa terlaksana kita harus mempelajari makna dari ISD, agar kita bisa memahami makna ISD kita perlu belajar dan mempunyai guru untuk menuntun kita agar tidak salah mengartikan ISD. Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan mengenai masalah sosial yang saling berhubungan di masyarakat.
ISD juga bisa membuat kita mengerti apa yang di maksud dengan sosial di lingkungan kita.
Pengalaman saya mengenai cara pembelajaran ISD dalam Universitas ada senang ada kecewa, kenapa saya bilang begitu, karena itu memang kenyataan terjadi di kehidupan saya sehari-hari. Tadi saya berbisara mengenai saya senang dengan cara pembelajaran ISD, karena, cara pembelajaran ISD di perkuliahan saya itu, pertama belajarnya santai, pelajarannya tidak terlalu susah karena ISD adalah ilmu yg sudah biasa masyarakat lakukan didalam kegiatan sehari-hari dan mata kuliah ini tidak termasuk ke dalam ujian apapun. Itu berarti membuat pekerjaan saya sebagai mahasiswa jadi lebih ringan. Dan tadi saya berbicara mengenai kecewaannya saya dalam cara pembelajaran ISD di perkuliahan, kenapa saya kecewa ?
Karena pertama guru masuk untuk mengajar tidak efektif, di maksud dengan tidak efektif seperti minggu pertama dosennya masuk, minggu ke dua dosennya tidak masauk dan seterusnya. Dan hanya datang mengajar untuk member tugas. Atau mungkin itu memang sudah peraturan yang berlaku di sekolah, jadi saya tidak terlalu memikirkannya atau saya belajar untuk mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku. Karena sebagai warga negara Indonesia dan sebagai orang yang berpendidikan kita harus mematuhi peraturan-peraturan yang ada. Dan itu memeang haknya para pengurus dalam lingkungan perkuliahan, dan saya tidak memaksakan kehendak sendiri.
Akibatnya , saya mengerjakan tugas tidak bisa mengerjakan karena tidak mengerti apa yang harus di kerjakan sampai selesai, susah untuk menserap meteri yang di ajarkan. Atau mungkin saya memang yang kurang bertanya kepada guru atau orang yang dapat di mintai informasinya. Dan saya mungkin dulu memang kurang mempelajari pelajaran atau materi ISD.
Mungkin kekurangan saya di karenakan saya di saat Sekolah Menengah tidak masuk juru-san seperti IPS atau jurusan lainnya yang menyanglkut paut dengan ISD atau Ilmu Sosial Dasar. Kekurangannya terpentingnya juga karena di saat pembelajaran itu saya kurang memehartikan penjelasan yang di jelaskan oleh guru atau dosen.
Tapi meskipun seperti itu saya di rumah sering mempelajari walaupun hanya dengan ilmu yang saya punya seadanya.
Di dalam IPS atau Ilmu Pengetahuan Sosial saya sangat menyukai pelajaran Sejarah, karena di Sejarah itu terdapat pelajaran=-pelajaran yang belum kikta ketahui jadi tahu. Misalnya sejarah tentang candi borubudur atau sejarh dari Negara Indonesia lainnya.
Sedikit cerita tentang sejarah, Sejarah di Indonesia tentunya sangatlah banyak. Dan Sejarah tentang Candi Borubudur itulah yang saya sukai. Di tambah saya juga pernah kesana ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK.
Keadaan Candi Borubudur sangatlah beda saat ketika saya kesana dan dengan sekarang. Dulu waktu saya kesana Candi Borubudur masih terlihat ramai pengunjung sedangkan sekarang sedikit pengunjung yang datang mungkin karena di kejadian beberapa waktu lalu. Gunung merapi meletus.
Karena asap vulkanik yang keluar dari gunung tersebut menyebar ke seluruh kota Yogya-karta termasuk daerah Candi Borobudur atau Candi Prambanan, sehingga tempat rekreasi itu pun sempat di berhentikan sesaat karena asap atau debu vulkanik itu jika di hisap oleh hidung manusia akan menyebabkan manusia itu terkena sesak nafas atau alergi lainnya.
Menurut saya solusinya yaitu pelajaran ISD bisa di sukai para pelajar atau mahasiswa jika pelajar tersebut memang benar-benar ingin memahami pelajaran tersebut. Di tambah juga seharusnya system pembelajarannya di rubah atau refisi supaya ada perubahan dalam cara pembelajaran dari yang sebelumnya mungkin yang mungkin kurang, lalu di rubah menjadi lebih baik.
Misalnya dosen tidak datang hanya empat kali pertemuan persemester, setidaknya dosen itu datang walaupun bukan membahas pelajaran tapi mengajak mengobrol para mahasiswanya seperti sharing.
Karena menurut saya dosen bukan hanya sebagai guru setiap pelajaran namun bisa menjadi seorang teman untuk pelajarnya sendiri.
Dan solusi untuk masalah Candi Borubudur yang tadi saya jelaskan di atas adalah harusnya para pengurus tempat wisata tersebut selalu menjaga tempat wisata itu atau mengatisipasi agar kejadian meletusnya gunung merapi tidak terjadi. Meskipun terjadi sebisanya asap atau debu vulkanik bisa di hindari kerusakan yang akan di sebabkan oleh asap atau debu tersebut.
Judul : Cara Pembelajaran ISD di Perkuliahan
Berbicara mengenai ISD memang setiap orang harus memahami maknanya, agar bisa menjalankan kehidupan dengan bersosialisasi yang baik dan benar, biar kehidupan seperti itu bisa terlaksana kita harus mempelajari makna dari ISD, agar kita bisa memahami makna ISD kita perlu belajar dan mempunyai guru untuk menuntun kita agar tidak salah mengartikan ISD. Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan mengenai masalah sosial yang saling berhubungan di masyarakat.
ISD juga bisa membuat kita mengerti apa yang di maksud dengan sosial di lingkungan kita.
Pengalaman saya mengenai cara pembelajaran ISD dalam Universitas ada senang ada kecewa, kenapa saya bilang begitu, karena itu memang kenyataan terjadi di kehidupan saya sehari-hari. Tadi saya berbisara mengenai saya senang dengan cara pembelajaran ISD, karena, cara pembelajaran ISD di perkuliahan saya itu, pertama belajarnya santai, pelajarannya tidak terlalu susah karena ISD adalah ilmu yg sudah biasa masyarakat lakukan didalam kegiatan sehari-hari dan mata kuliah ini tidak termasuk ke dalam ujian apapun. Itu berarti membuat pekerjaan saya sebagai mahasiswa jadi lebih ringan. Dan tadi saya berbicara mengenai kecewaannya saya dalam cara pembelajaran ISD di perkuliahan, kenapa saya kecewa ?
Karena pertama guru masuk untuk mengajar tidak efektif, di maksud dengan tidak efektif seperti minggu pertama dosennya masuk, minggu ke dua dosennya tidak masauk dan seterusnya. Dan hanya datang mengajar untuk member tugas. Atau mungkin itu memang sudah peraturan yang berlaku di sekolah, jadi saya tidak terlalu memikirkannya atau saya belajar untuk mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku. Karena sebagai warga negara Indonesia dan sebagai orang yang berpendidikan kita harus mematuhi peraturan-peraturan yang ada. Dan itu memeang haknya para pengurus dalam lingkungan perkuliahan, dan saya tidak memaksakan kehendak sendiri.
Akibatnya , saya mengerjakan tugas tidak bisa mengerjakan karena tidak mengerti apa yang harus di kerjakan sampai selesai, susah untuk menserap meteri yang di ajarkan. Atau mungkin saya memang yang kurang bertanya kepada guru atau orang yang dapat di mintai informasinya. Dan saya mungkin dulu memang kurang mempelajari pelajaran atau materi ISD.
Mungkin kekurangan saya di karenakan saya di saat Sekolah Menengah tidak masuk juru-san seperti IPS atau jurusan lainnya yang menyanglkut paut dengan ISD atau Ilmu Sosial Dasar. Kekurangannya terpentingnya juga karena di saat pembelajaran itu saya kurang memehartikan penjelasan yang di jelaskan oleh guru atau dosen.
Tapi meskipun seperti itu saya di rumah sering mempelajari walaupun hanya dengan ilmu yang saya punya seadanya.
Di dalam IPS atau Ilmu Pengetahuan Sosial saya sangat menyukai pelajaran Sejarah, karena di Sejarah itu terdapat pelajaran=-pelajaran yang belum kikta ketahui jadi tahu. Misalnya sejarah tentang candi borubudur atau sejarh dari Negara Indonesia lainnya.
Sedikit cerita tentang sejarah, Sejarah di Indonesia tentunya sangatlah banyak. Dan Sejarah tentang Candi Borubudur itulah yang saya sukai. Di tambah saya juga pernah kesana ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK.
Keadaan Candi Borubudur sangatlah beda saat ketika saya kesana dan dengan sekarang. Dulu waktu saya kesana Candi Borubudur masih terlihat ramai pengunjung sedangkan sekarang sedikit pengunjung yang datang mungkin karena di kejadian beberapa waktu lalu. Gunung merapi meletus.
Karena asap vulkanik yang keluar dari gunung tersebut menyebar ke seluruh kota Yogya-karta termasuk daerah Candi Borobudur atau Candi Prambanan, sehingga tempat rekreasi itu pun sempat di berhentikan sesaat karena asap atau debu vulkanik itu jika di hisap oleh hidung manusia akan menyebabkan manusia itu terkena sesak nafas atau alergi lainnya.
Menurut saya solusinya yaitu pelajaran ISD bisa di sukai para pelajar atau mahasiswa jika pelajar tersebut memang benar-benar ingin memahami pelajaran tersebut. Di tambah juga seharusnya system pembelajarannya di rubah atau refisi supaya ada perubahan dalam cara pembelajaran dari yang sebelumnya mungkin yang mungkin kurang, lalu di rubah menjadi lebih baik.
Misalnya dosen tidak datang hanya empat kali pertemuan persemester, setidaknya dosen itu datang walaupun bukan membahas pelajaran tapi mengajak mengobrol para mahasiswanya seperti sharing.
Karena menurut saya dosen bukan hanya sebagai guru setiap pelajaran namun bisa menjadi seorang teman untuk pelajarnya sendiri.
Dan solusi untuk masalah Candi Borubudur yang tadi saya jelaskan di atas adalah harusnya para pengurus tempat wisata tersebut selalu menjaga tempat wisata itu atau mengatisipasi agar kejadian meletusnya gunung merapi tidak terjadi. Meskipun terjadi sebisanya asap atau debu vulkanik bisa di hindari kerusakan yang akan di sebabkan oleh asap atau debu tersebut.
Komentar
Posting Komentar